ALIH STATUS – IAIN Sultan Amai Gorontalo https://iaingorontalo.id Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo Fri, 07 Aug 2020 09:28:50 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://iaingorontalo.id/wp-content/uploads/2023/01/cropped-logo_iain1-32x32.png ALIH STATUS – IAIN Sultan Amai Gorontalo https://iaingorontalo.id 32 32 Anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syahidah Suport Transformasi IAIN Gorontalo Menjadi UIN https://iaingorontalo.id/anggota-komisi-viii-dpr-ri-idah-syahidah-suport-transformasi-iain-gorontalo-menjadi-uin/ Fri, 07 Aug 2020 09:28:50 +0000 http://localhost:8086/wp-edubase/?p=911 Selengkapnya]]> Hms IAIN SAG – Anggota Komisi VIII DPR-RI Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, M.H melakukan kunjungan kerja reses masa sidang Komisi VIII DPR RI 2020 ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo. Kunjungan kerja anggota DPR RI dari Fraksi Golkar tersebut disambut langsung oleh Rektor Dr. Lahaji Haedar, M.Ag bersama perangkatnya di gedung Rektorat Kampus II Limboto, Kamis (6/8).

Idah Syahidah mengatakan, kehadirannya selain melihat perkembangan dan kesiapan IAIN Sultan Amai Gorontalo yang akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN),  juga sebagai anggota DPR RI komisi VIII yang merupakan mitra dari Kementerian Agama. Menurutnya kunjungan kerja ke IAIN Gorontalo ini untuk membantu segala sesuatu yang dibutuhkan agar transformasi IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN akan segera terwujud.

“Jadi disini kita akan sharing sekaligus menampung aspirasi yang menjadi titik permasalahan dan kendala yang dihadapi oleh IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam bertransformasi menjadi UIN, dan seluruh aspirasi ini akan saya sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Menteri Agama,” katanya

Sementara itu Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji Haedar, M.Ag, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Idah, baik sebagai istri Gubernur Gorontalo maupun sebagai anggota DPR RI. Tentunya kehadiran Idah untuk membantu sekaligus memberikan dukungan terhadap alih status IAIN menjadi UIN.

“Alhamdulillah atas dukungan dari semua pihak IAIN Sultan Amai Gorontalo termasuk di 9 IAIN yang akan beralih status menjadi UIN, ini merupakan perjuagan yang panjang dengan berbagai tahapan sampai pada final” Ujarnya.

Lahaji menambahkan rencana strategis pengembangan salah satunya lahan untuk persyaratan transformasi menjadi UIN. Pengembangan lahan tersebut, akan digunakan untuk penambahan gedung kuliah untuk pembukaan fakultas dan program studi baru. Selain itu, juga untuk pembangunan gedung laboratorium dan sport center untuk sarana kemahasiswaan serta untuk pembangunan gedung Rusunawa. (Aadum)

]]>
Agustus 2020 IAIN Gorontalo Dan 8 IAIN Bertransformasi Menjadi UIN https://iaingorontalo.id/agustus-2020-iain-gorontalo-dan-8-iain-bertransformasi-menjadi-uin/ Fri, 17 Jul 2020 10:38:00 +0000 http://localhost:8086/wp-edubase/?p=936 Selengkapnya]]> Hms IAIN Gtlo_Akhirnya perjuangan panjang  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo dan 8 IAIN lainnya untuk naik status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) tuntas di tangan para pimpinan DPD RI.

Menteri Agama RI, Fachrul Razi dan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo sepakat untuk mempercepat usulan transformasi sembilan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Dalam rapat konsultasi dan mediasi yang berlangsung di rumah dinas Ketua DPD RI, Kamis (16/7), dicapai kata sepakat, awal Agustus semuanya akan selesai.

Rapat sore itu dipimpin oleh Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dan Wakil Ketua Nono Sampono serta Sultan Baktiar Najamudin. Sedangkan dari IAIN.
Hadir lengkap 9 Rektor dari seluruh Indonesia, yakni Rektor IAIN Gorontalo, Jember, Surakarta, Tulungagung, Purwokerto, Ambon, Bengkulu, Samarinda, dan Palu.

Rapat yang berlangsung kurang dari 30 menit itu, langsung mengerucut kepada keputusan bahwa kedua kementerian tersebut sepakat untuk melakukan proses secepatnya perjuangan panjang tersebut.

Tepuk tangan kegembiraan terdengar dalam pertemuan yang berlangsung sangat akrab tersebut sebagai ungkapan rasa puas dan lega, mengingat perjuangan yang panjang, misalkan saja IAIN Bengkulu telah mengurus proses peningkatan status tersebut selama 10 tahun, sedangkan IAIN Jember 7 tahun.

“Luar biasa, kami sangat berterima kasih kepada Ketua DPD yang dalam enam bulan belakangan ini mengawal perjuangan kami hingga tuntas,” ungkap Prof. Babun Suharto, Rektor IAIN Jember yang juga ketua forum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Kata sepakat tersebut mengerucut setelah Menag menyatakan akan merevisi PMA nomor 15 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengelolaannya. Untuk disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah nomor 46 tahun 2019 tentang pendidikan tinggi keagamaan.

“Saya rasa dengan penyesuaian itu sudah menjadi jalan keluar. Nanti saya minta pejabat di Kemenag untuk secepatnya melakukan revisi, paling tidak akhir Juli ini selesai. Penyesuaian tentu dengan memberi pertimbangan sesuai dengan kondisi masing-masing IAIN untuk diberi kesempatan melakukan peningkatan grade,” tandas Fachrul Razi. Ia menambahkan, pihak Kemenpan-RB bisa langsung menyambut dengan proses berikutnya.
Senada dengan Menag, Tjahjo Kumolo mengiyakan dan siap kapan saja melakukan proses lanjutan setelah ada penyesuaian antara PMA dengan PP tersebut.
“Begitu itu sudah, langsung selesai. Karena pada prinsipnya kami tidak ada masalah sama sekali dengan pengajuan peningkatan status tersebut,” tegas Tjahyo Kumolo. (Aadum)

]]>
WALIKOTA DAN BUPATI GENJOT IAIN JADI UIN https://iaingorontalo.id/walikota-dan-bupati-genjot-iain-jadi-uin/ Tue, 13 Feb 2018 15:59:11 +0000 http://localhost:8086/wp-edubase/?p=660 Selengkapnya]]> Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Nelson Pomalingo, M.Pd, dan Walikota Gorontalo, Marten Taha, SE, M.Ec.Dev, mendukung secara penuh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN (Universitas Islam Negeri). Jika ini hal terwujud, maka propinsi Gorontalo merupakan daerah kedua di Indonesia Timur setelah Sulawesi Selatan yang mempunyai Unversitas Islam Negeri.

“IAIN Sultan Amai Gorontalo harus menjadi UIN. Ini penting, karena IAIN Sultan Amai Gorontalo merupakan ikon Provinsi Gorontalo. Persiapkan seluruh persyaratan, tingkatkan kerjasama dengan seluruh Pemda yang ada, dan saya siap membantu apa saja yang menjadi kebutuhan IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN” demikian penyampaian Nelson Pomalingo saat audiens dengan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, DR. Lahaji H, M.Ag, Jum’at, 2 Februari 2018 bertempat di rumah dinas Bupati.

Hal serupa juga diutarakan oleh walikota Gorontalo Marten Taha, SE, M.Ec.Dev, saat menerima rombongan IAIN Sultan Amai Gorontalo di rumah dinasnya, Rabu, 7 Februari 2018. Dihadapan Rektor, DR. Lahaji H, M.Ag, Wakil Rektor III, Dr. Mujahid Damopolii, M.Pd, dan Dekan FITK, Dr. Lukman Arsyad, M.Pd,  Walikota Gorontalo mengatakan: “Tidak ada alasan bagi saya untuk tidak mendukung IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Pemerintah kota Gorontalo siap menjadi anggota dewan penyantun agar realisasi IAIN menjadi UIN sesegera mungkin terwujud”

Rektor IAIN selaku Pimpinan rombongan menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah kabupaten dan kota Gorontalo  yang secara penuh mendukung IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN. “Atas nama keluarga besar Civitas Akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo, saya menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan Bupati dan Walikota Gorontalo. Bagi kami, dukungan ini adalah amanah yang harus segera kami kerjakan”

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. Lahaji Haedar, M.Ag berambisi besar mewujudkan harapan civitas akademika dan keinginan masyarakat Gorontalo untuk memiliki Universitas Islam Negeri. Di hadapan Bupati dan Walikota, dengan penuh semangat ia menyampaikan: “IAIN Sultan Amai Gorontalo harus beralih status menjadi UIN dalam waktu dekat. Untuk itu kami telah mempersiapkan persyaratan dan perangkat yang dibutuhkan. Kami akan terus memohon kesediaan Pemerintah di seluruh Kabupaten/Kota, dan pemerintah Propinsi Gorontalo agar berkenan berjuang bersama kami mewujudkan UIN Sultan Amai berdiri megah di bumi Hulontdalo”

]]>