PWN PTK – IAIN Sultan Amai Gorontalo https://iaingorontalo.id Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo Fri, 02 Jun 2023 14:05:31 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://iaingorontalo.id/wp-content/uploads/2023/01/cropped-logo_iain1-32x32.png PWN PTK – IAIN Sultan Amai Gorontalo https://iaingorontalo.id 32 32 PWN PTK XVI 2023 Berakhir, Tetaplah Bersatu Dalam Semangat Yang Tulus https://iaingorontalo.id/pwn-ptk-xvi-2023-berakhir-tetaplah-bersatu-dalam-semangat-yang-tulus/ Sun, 28 May 2023 14:02:51 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=6560 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSAG) – Setelah seluruh rangkaian kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XVI Tahun 2023 di Gorontalo, resmi ditutup oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid Sa’adi.

Kini para kontingen telah meninggalkan Bumi Perkemahan Kampus 2 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo sejak Sabtu hingga Ahad (28/05/2023) yang merupakan puncak kepulangan kontingen PWN PTK XVI Tahun 2023 ke daerahnya masing-masing.

Meninggalkan tempat yang sempat menjadi saksi dalam “Merawat Keberagamaan dan Perdamaian Dalam Bingkai Moderasi Beragama.”

Sebuah tema besar Perkemahan Wirakarya Nasional yang telah menjadikan sprit bagi aktivis Pramuka dan seluruh pihak dalam melakukan berbagai kegiatan dengan penuh cinta dan damai.

“Berbagai kegiatan telah kita laksanakan dengan penuh cinta dan damai. Sama seperti udara pagi yang kita hirup di lokasi Bumi Perkemahan ini,” ungkap Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Zulkarnain Suleman, pada upacara penutupan PWN PTK XVI Tahun 2023, yang berlangsung di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo menyampaikan terima kasih kepada peserta dan seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi pada penyelenggaraan PWN PTK XVI Tahun 2023 ini.

Tak hanya itu, ungkapan rasa terima kasih dari Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo dikemas dalam audio visual yang ditayangkan saat acara penutupan berlangsung. Seperti apa ungkapan rasa terima kasih itu? Berikut kutipannya;

“Pertemuan yang pernah ada, kini telah menjadi ikatan yang tak akan pudar seperti simpul tali, erat dalam setiap ujungnya. Meski perpisahan datang menghadang, kita tetap bersatu dalam semangat yang tulus.

Dalam api unggun malam yang hangat, bernyanyi bersama dan tertawa ria. Kini, api itu akan meredup. Hawa dinginpun datang menyapa.

Kehangatan yang pernah ada di Perkemahan Wirakarya Nasional Sultan Amai Gorontalo, kini telah menjadi kenangan.

Pernah ada tawa dan tangis yang kita bagikan. Pernah ada kesedihan dan kebahagiaan yang kita rasakan. Kini hati mulai hampa, kian dekat dengan perpisahan. Namun kenangan itu akan tetap abadi.

Meski kita harus berpisah, namun kita selalu bersama dalam ingatan, dalam doa, dalam jiwa yang tak tergoyahkan.

Saya Zulkarnain Suleman, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, mengucapkan terima kasih kepada kakak-kakak tercinta, atas momen-momen yang tak terlupakan, yang telah kita lewati. Salam Pramuka!”

(Humas/YN)

]]>
Sukses Jadi Tuan Rumah PWN PTK XVI 2023, Rektor Ucapkan Terima Kasih Dukungan Semua Pihak https://iaingorontalo.id/sukses-jadi-tuan-rumah-pwn-ptk-xvi-2023-rektor-ucapkan-terima-kasih-dukungan-semua-pihak/ Sat, 27 May 2023 13:59:41 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=6479 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSAG) – Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XVI Tahun 2023 di Provinsi Gorontalo, resmi ditutup oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid Sa’adi, berlangsung dihalaman utama Bumi Pekemahan Kampus 2 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Jum’at (26/05/2023).

Hadir pada upacara penutupan ini, Direktur Pendidkan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag, Ahmad Zainul Hamdi, Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo, Wakil Bupati Kabupaten Hendra Hemeto, Forkopimda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sofyan Puhi beserta jajarannya, para Rektor/Wakil Rektor PTK seluruh Indonesia, dan peserta PWN PTK, serta para tamu undangan lainnya.

Perhelatan yang mengusung tema Merawat Keberagamaan dan Perdamaian Dalam Bingkai Moderasi Beragama ini, berlangsung meriah saat menampilkan beragam pagelaran seni dan tari massal tradisional Gorontalo persembahan dari kolaborasi seluruh kontingen PWN PTK XVI Tahun 2023.

“Berbagai kegiatan telah kita laksanakan dengan penuh cinta dan damai. Sama seperti udara pagi yang kita hirup di lokasi ini,” ungkap Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Zulkarnain Suleman, dalam sambutannya.

Rektor berharap setelah kegiatan ini para peserta dapat merealisasikan nilai-nilai persaudaraan yang telah tertanam selama kegiatan ini.

“Semoga selepas dari kegiatan ini, kalian akan terus mampu merealisasikan nilai-nilai persaudaraan yang telah tertanam dalam kegiatan ini,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, para peserta yang berasal dari Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri seluruh Indonesia, bertemu dan melakukan banyak prosesi yang melibatkan kerjasama, kedisiplinan, dan tanggung jawab satu sama lain.

Melalui kesempatan itu, Rektor mengungkapkan kebahagiaannya atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang berskala Nasional yang telah mendapat dukungan dari Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia.

“Terima kasih atas support dari Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia. Meski ditengah kesibukannya, beliau-beliau ini menyempatkan untuk hadir bersama kita ditempat ini,” tutur Rektor.

Kebahagiaan juga diungkap Rektor, ketika perhatian dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Kepolisian Daerah Gorontalo, Komando Resor Militer 133/Nani Wartabone Gorontalo didalam penyelenggaran PWN PTK XVI Tahun 2023..

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, Kepolisian Daerah Gorontalo, Komando Resor Militer 133/Nani Wartabone Gorontalo, yang dari awal kegiatan ini selalu memperhatikan para peserta, sesuai dengan tugas dan bagiannya masing-masing,” sambung Rektor.

Rektor berharap, kerjasama ini akan terus terjalin pada kegiatan-kegiatan lainnya, dan mengangkat nama baik daerah Gorontalo khususnya IAIN Sultan Amai Gorontalo yang saat ini tengah berjuang, bertransformasi menuju Universitas Islam Negeri.

Selain itu, ungkapan terima kasih juga disampaikan Rektor kepada Ketua Panitia PWN PTK XVI Tahun 2023 dan seluruh jajarannya, yang telah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan ini.

“Terima kasih kepada Bapak Mujahid Damopolii selaku Ketua Panitia PWN PTK XVI dan seluruh jajarannya, yang telah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan ini,” ucap Rektor.

“Untuk semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, saya khaturkan terima kasih yang tak terhingga. Selaku Rektor IAIN Sultan Amai saya mohon maaf jika selama kegiatan ini terdapat kehilafan,” pungkasnya. (Humas/YN)

]]>
Direktur Diktis Kemenag: Terima Kasih Seluruh Pihak Telah Membantu Kesuksesan PWN PTK XVI 2023 di Gorontalo https://iaingorontalo.id/direktur-diktis-kemenag-terima-kasih-seluruh-pihak-telah-membantu-kesuksesan-pwn-ptk-xvi-2023/ Sat, 27 May 2023 13:57:09 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=6476 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSAG) – Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XVI Tahun 2023 di Provinsi Gorontalo, resmi ditutup oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid Sa’adi yang berlangsung dihalaman utama Bumi Pekemahan Kampus 2 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Jum’at (26/05/2023).

Hadir pada upacara penutupan ini, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama, Ahmad Zainul Hamdi, Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo, Wakil Bupati Kabupaten Hendra Hemeto, Forkopimda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sofyan Puhi beserta jajarannya, para Rektor/Wakil Rektor PTK seluruh Indonesia, dan peserta PWN PTK, serta para tamu undangan lainnya.

Kita adalah sebuah negara yang dibangun diatas kebhinekaan, dan kebhinekaan itu adalah salah satu kekuatan kita yang harus dirawat, dimana agama menjadi faktor yang sangat penting dalam merawat keberagamaan, dan ini yang menjadi asbabul wurud yang menjadi tema kali ini, yaitu Merawat Keberagamaan dan Perdamaian Dalam Bingkai Moderasi Beragama.

Hal ini disampaikan Direktur Diktis, Ahmad Zainul Hamdi dalam sambutannya sebagai laporan.

“Kegiatan yang digelar selama tujuh hari ini, dihadiri oleh ribuan orang dari berbagai penjuru tanah air, tumpah-ruah di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo,” imbuhnya.

Dalam laporannya, bahwa selama pelaksanaan PWN PTK XVI, terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya bedah rumah ibadah, Pramuka mengajar, pembuatan tempat sampah, penanaman pohon bambu yang mempunyai nilai investasi, pembuatan MCK, dan tempat wudhu, bersih-bersih desa, serta pelatihan pembuatan kain kerawang khas Gorontalo.

Selain itu, disebutkan ada beberapa sesi peningkatan kapasitas keilmuan yang juga dilakukan selama PWN ini, diantaranya materi dari Pejabat Kemenag, Reorientasi Kepramukaan dan Moderasi Beragama, materi Kwarnas tentang wawasan kebangsaan, materi Kwarda Pengalaman Kepramukaan di Gorontalo, pelatihan literasi digital, pelatihan sertifikasi halal, serta materi dialog lintas iman.

“Seluruh rangkaian kegiatan beserta dengan sesi-sesi pendekatan keilmuan ini, kita percaya akan meningkatkan kualitas Pramuka kita kedepan dimana Pramuka hadir untuk menjadi bagian untuk menyelesaikan permasalahan bangsa ini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, bahkan menurutnya ada beberapa kegiatan lain yang menjadi penghangat selama PWN berlangsung yaitu, festival kuliner nusantara, pentas seni dan permainan tradisional.

Sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. yang menjadi inisiator kegiatan PWN ini, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut dalam membantu kesuksesan acara ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih, sungguh-sungguh terima kasih dari kedalaman hati, terhadap seluruh pihak yang telah ikut untuk membantu kesuksesan acara ini,” tuturnya

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Camat, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa, mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan seluruh tim hebatnya dari IAIN Sultan Amai Gorontalo, yang insyaa Allah akan segera berubah menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo,” tandasnya. (Humas/YN)

]]>
Bupati Nelson: PWN PTK XVI 2023 Bergembira, Akrab, Produktif. https://iaingorontalo.id/bupati-nelson-pwn-ptk-xvi-2023-bergembira-akrab-produktif/ Sat, 27 May 2023 13:52:15 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=6472 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSAG) – Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XVI Tahun 2023 di Provinsi Gorontalo, resmi ditutup oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Republik Indonesia, Zainut Tauhid Sa’adi dalam upacara penutupan di halaman utama Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jum’at (26/05/2032).

Turut hadir, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama, Ahmad Zainul Hamdi, Para Rektor se-Indonesia, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo, unsur Forkopimda, dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta ribuan peserta PWN dari seluruh penjuru Nusantara.

PWN PTK XVI Tahun 2023 mengusung tema Merawat Keberagamaan dan Perdamaian Dalam Bingkai Moderasi Beragama.

Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan PWN PTK XVI mampu memberikan kesan tersendiri baginya, sejak pembukaan hingga hari ini pada acara penutupan.

Hal ini bukan tanpa alasan, Bupati dua periode ini menilai, bahwa para peserta dan semua yang terlibat dalam kegiatan ini turut bergembira, akrab, dan produktif.

“Kami menilai tepat sekali, apa yang dilakukan oleh PTK se-Indonesia disini. Kami melihat sejak awal pada pembukaan kegiatan ini hingga hari ini pada penutupan, ada tiga hal kesan yang saya lihat yaitu semuanya bergembira, akrab, dan produktif,” ungkapnya.

“Bahkan saya melihat langsung di desa-desa, apa yang dilakukan oleh mahasiswa dalam melakukan pengabdian masyarakat yang tergabung dalam acara ini sangat luar biasa,” imbuhnya.

Tak hanya itu, menurut Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo ini, bahwa melalui kegiatan PWN ada pembinaan generasi muda, keutuhan Negara dapat dibina melalui Pramuka, dan dampak ekonomi bagi daerah.

“Insyaa Allah untuk kegiatan-kegiatan lainnya, kami tetap bersedia untuk menjadi tuan rumah,” uacapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Nelson membeberkan tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah World Coconut Day atau hari kelapa sedunia, dan event intenasional itu akan dipusatkan di Gorontalo yang akan dihadiri puluhan Negara.

“Jadi bagi saya kegiatan Perkemahan ini, awal dari kegiatan dunia berada disini. Ada sekitar 28 negara akan hadir dan kami akan menanam kelapa di lahan kurang lebih seribu hektar. Kita kembalikan kejayaan kelapa Indonesia,” bebernya.

Untuk itu, ia berharap kegiatan yang dilaksanakan pada PWN PTK XVI ini, dapat dikembangkan di daerah lain, termasuk apa yang telah bermanfaat akan ditindak lanjuti di daerahnya.

Selain itu, kegiatan PWN PTK XVI akan menjadi penyemangat bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo khususnya, serta Pemerintah Provinsi dan rakyat Gorontalo pada umumnya.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih atas penghargaan kepada kami menjadi tuan rumah penyelenggaraan PWN PTK XVI Tahun 2023. Sebagai tuan rumah, saya menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan. Inilah maksimal yang bisa kami lakukan di daerah Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya. (Humas/YN)

]]>
Wakil Menteri Agama Resmi Tutup PWN PTK XVI Tahun 2023 di Gorontalo https://iaingorontalo.id/wakil-menteri-agama-resmi-tutup-pwn-ptk-xvi-tahun-2023-di-gorontalo/ Fri, 26 May 2023 00:09:37 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=6455 Selengkapnya]]> “Bangun spirit kebersamaan dalam bingkai keberagaman. Bangun persaudaraan dan persatuan dalam bingkai kebhinekaan”

GORONTALO (IAINSAG) – Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XVI Tahun 2023 yang dipusatkan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, resmi ditutup oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Republik Indonesia, Zainut Tauhid Sa’adi.

“Atas nama Kementerian Agama, saya mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan PWN PTK XVI.” Demikian disampaikan Wamenag diawal sambutannya dihadapan ribuan peserta PWN PTK XVI 2023, dalam upacara penutupan yang berlangsung dihalaman utama Bumi Pekemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jum’at (26/05/2023).

PWN PTK XVI Tahun 2023 mengusung tema Merawat Keberagamaan dan Perdamaian Dalam Bingkai Moderasi Beragama. Wamenag meyakini, tema yang besar ini telah menjadikan sprit bagi peserta PWN PTK dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada.

“Saya kira dengan banyaknya perjumpaan para peserta yang datang dari berbagai daerah, mampu untuk merekatkan keindonesiaan kita yang sangat besar dan sangat kaya,” ungkap Wamenag.

Oleh karenanya, Wamenag berpesan kepada para peserta PWN PTK, untuk terus memupuk rasa persaudaraan antar sesama dan terus menjalin komunikasi dengan semua teman yang menjadi peserta kegiatan ini.

“Bangun spirit kebersamaan dalam bingkai keberagaman. Bangun persaudaraan dan persatuan dalam bingkai kebhinekaan,” seru Wamenag.

Wamenag berharap kepada para peserta PWN PTK XVI, agar mampu mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai kerukunan dan persatuan.

Menurutnya, setiap aktivis gerakan Pramuka PWN PTK bisa menjadi duta demokrasi, yaitu generasi yang memiliki cara pandang sikap berdemokrasi dengan mengejawantahkan esensi ajaran agama, moral dan Pancasila, yang bertujuan untuk melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan bersama.

Dengan berlandaskan prinsip-prinsip demokrasi yaitu kejujuran, keadilan, musyawarah, gotong royong dan mentaati konstitusi sebagai kesepatan bersama, sehingga kehidupan berdemokrasi  dapat berjalan dengan tertib aman damai dan beretika.

Dalam kesempatan itu, Wamenag menyampaikan terima kasih, baik kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Kepolisian Daerah Gorontalo, Komando Resor Militer 133/Nani Wartabone Gorontalo dan semua pihak yang ikut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

Selain itu, ungkapan terima kasih juga disampaikan Wamenag kepada seluruh jajaran Panitia PWN PTK XVI Tahun 2023, dan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo atas dedikasi dan kesungguhan dalam menyelenggarakan kegiatan ini, sehingga event yang berskala Nasional ini berjalan lancar dan sukses.

Sambutan yang diawali dan diakhiri dengan pantun ini, mampu mencairkan suasana kegiatan penutupan PWN PTK XVI, yang dihadiri oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama, Ahmad Zainul Hamdi, Para Rektor se-Indonesia, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo, unsur Forkopimda, dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta ribuan peserta PWN dari seluruh penjuru Nusantara. (Humas/YN)

]]>
Polopalo Tandai Pembukaan PWN PTK XVI 2023 https://iaingorontalo.id/polopalo-tandai-pembukaan-pwn-ptk-xvi-2023/ Mon, 22 May 2023 13:57:39 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=6557 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSAG) – Provinsi Gorontalo beberapa hari ini menjadi pusat perhatian tingkat Nasional. Pasalnya, perhelatan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XVI Tahun 2023 dipusatkan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo.

Agenda dua tahunan Kementerian Agama Republik Indonesia ini, dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, yang berlangsung di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Senin (22/05/2023).

Tema yang diusung PWN PTK XVI Tahun 2023, adalah Merawat Keberagamaan dan Perdamaian Dalam Bingkai Moderasi Beragama. Menurut Menag Yaqut Cholil Qoumas, yang bertindak sebagai inspektur upacara PWN PTK XVI Tahun 2023 menyebut, ini adalah sebuah tema yang cukup menantang sekaligus membutuhkan pembuktian segenap insan Pramuka Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

“Insan Pramuka harus bisa adaptif, inovatif, dan kreatif merawat keberagamaan dan perdamaian,” pesan Menag.

Pembukaan PWN PTK XVI Tahun 2023, dimeriahkan dengan pagelaran budaya Nusantara dan dilanjutkan dengan defile kontingen dari Perguruan Tinggi Keagamaan seluruh Indonesia.

Menariknya, hal yang berbeda terlihat saat Master of Ceremony (MC) mempersilahkan Menag Yaqut Cholil Qoumas untuk membuka kegiatan tersebut. “Dilanjutkan dengan pemukulan alat musik Polopalo,” ucap MC.

Saat itu juga, perhatian peserta upacara pembukaan dibuat takjub dengan pertunjukan pemukulan alat musik tradisional khas daerah Gorontalo Polopalo oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas, sebagai tanda dibukanya kegiatan PWN PTK XVI Tahun 2023.

Pada kesempatan itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas, turut didampingi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso, dan Ketua Dewan Kehormatan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Gorontalo Idah Syahidah, serta Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Zulkarnain Suleman.

Polopalo, itulah nama benda yang digunakan sebagai tanda dimulainya kegiatan PWN PTK XVI Tahun 2023. Polopalo adalah alat musik tradisional daerah yang berasal dari Provinsi Gorontalo. Polopalo merupakan alat musik jenis idiofon, yaitu golongan alat musik yang sumber bunyinya berasal dari badan alat itu sendiri.

Alat musik khas Gorontalo ini memiliki dua fungsi yang lazim digunakan di Gorontalo oleh penduduk asli Gorontalo. Pertama, Polopalo digunakan oleh para petani menghibur diri saat tengah menanam padi di sawah. Kedua, Polopalo digunakan sebagai tanda waktu berbuka puasa maupun ketika sahur di bulan suci Ramadhan.

Pada era tahun enam puluhan sampai dengan tahun sembilan puluhan, Polopalo biasanya dimainkan pada saat-saat tertentu, yang pada hari tersebut merupakan hari yang sangat istimewa menurut masyarakat Gorontalo.

Bahkan, Polopalo merupakan alat musik tradisional yang erat kaitannya dengan tatanan kehidupan masyarakat Gorontalo yang suka bekerja keras tidak mengenal lelah, hidup bergotong-royong dan saling menghargai satu sama lain.

Berbeda dengan alat musik tradisional lainnya, Polopalo memiliki keunikan tersendiri, seperti halnya dalam pemilihan bahan baku, cara memainkan dan waktu memainkannya.

Bahan baku utamanya adalah bambu. Bambu itu sendiri memiliki dua jenis bambu, yaitu bambu air dan bambu pagar. Namun, untuk alat musik Polopalo, khusus menggunakan bambu air. Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, bambu air menghasilkan bunyi yang lebih merdu.

Cara memainkan alat musik ini , cukup dipukul-pukulkan di atas lutut sehingga mengeluarkan bunyi atau suara. Sementara, untuk waktu memainkannya lebih bagus pada saat malam hari atau suasana hening, karena dalam memainkannya memerlukan ketenangan.

Alat musik yang bahan dasarnya terbuat dari bambu tersebut, kemudian dibentuk menyerupai garputala raksasa, dan teknik memainkannya dengan cara memukulkan ke bagian anggota tubuh yaitu lutut.

Dalam perkembangannya, Polopalo mengalami penyempurnaan pada beberapa hal. Salah satunya, kini dilengkapi sebuah alat pemukul yang terbuat dari kayu yang dilapisi karet untuk memudahkan dan membantu dalam proses memainkan alat musik tersebut.

Adapun fungsi dari pembuatan pemukul yang dilapisi karet tersebut, agar tidak membuat bagian anggota tubuh yang dipukul menjadi sakit. Bahkan, membuat suara Polopalo tersebut lebih nyaring bunyinya.

Pengembangan selanjutnya terhadap alat musik Polopalo tersebut, juga dibuatkan berbagai macam alat musik Polopalo dalam berbagai bentuk dan nada yang berbeda.

Kemudian hasil dari pengembangan Polopalo tersebut dimainkan oleh beberapa orang dengan format dan komposisi yang berbeda satu sama lain.

Sehingga alat musik Polopalo tersebut menghasilkan nada-nada yang dapat dikompilasikan menjadi suatu karya musik baru yang disesuaikan dengan ciri khas daerah Gorontalo.

Sebagaimana diketahui, gambar alat musik Polopalo yang berwarna kuning, disematkan pada bagian lengan kanan maskot PWN PTK XVI Tahun 2023. (Humas/YN)

]]>
Menteri Agama Resmi Buka PWN PTK XVI 2023 di Gorontalo https://iaingorontalo.id/menteri-agama-resmi-buka-pwn-ptk-xvi-2023-di-gorontalo/ Mon, 22 May 2023 12:03:42 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=5944 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSAG) – Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XVI Tahun 2023 di Provinsi Gorontalo, resmi dibuka oleh Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, di gelar di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Senin (22/05/2023).

Turut hadir, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Muhammad Ali Ramdhani, Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Zainul Hamdi, Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo, Dewan Kehormatan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Gorontalo Idah Syahidah, Ketua Kwarda Gorontalo Sofyan Puhi, para Staf Ahli, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menag serta pejabat eselon I dan II Kemenag, Para Rektor dan Wakil Rektor PTK Se-Indonesia.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam amanahnya menyampaikan bahwa PWN PTK XVI Tahun 2023 ini, harus benar-benar dijadikan momentum untuk meneguhkan diri sebagai sebuah gerakan yang adaptif, inovatif dan kreatif dalam menyesuaikan dan mengahadapi tantangan perubahan zaman.

Kegiatan ini mengusung tema Merawat Keberagamaan dan Perdamaian dalam Bingkai Moderasi Beragama. Menurut Menag, tema ini cukup menantang sekaligus membutuhkan pembuktian bagi segenap insan Pramuka.

Terlebih kata Menag, jika disangkutkan dengan sifat kepanduan, berdasarkan resolusi Konferensi Kepanduan Sedunia Tahun 1924 di Kopenhagen, Denmark, maka Kepanduan mempunyai tiga sifat atau ciri khas, yaitu :

Nasional, yang berarti suatu organisasi yang menyelenggarakan kepanduan di suatu negara haruslah menyesuaikan pendidikannya itu dengan keadaan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Internasional, yang berarti bahwa organisasi kepanduan di negara manapun di dunia ini harus membina dan mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antara sesama Pandu dan sesama manusia, tanpa membedakan kepercayaan /agama, golongan, tingkat, suku dan bangsa.

Universal, yang berarti bahwa kepanduan dapat dipergunakan di mana saja untuk mendidik anak-anak dari bangsa apa saja.

Oleh karenanya, Menag berharap dengan tema besar dan tiga sifat kepanduan tersebut, gerakan Pramuka mampu melahirkan program-program yang inovatif, kreatif dan memberikan dampak kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai perubahan saat ini.

“Saya yakin dengan potensi yang luar biasa, gerakan Pramuka  akan mampu menjawab berbagai tantangan dan perubahan zaman. Melalui PWN PTK XVI ini, mari kita bersama-sama menghibahkan jiwa raga kita dalam menjaga keutuhan dan persatuan negara Indonesia yang kita cintai ini,” seru Menag. (Humas/YN)

]]>
Buka PWN 2023, Menag: Pramuka PTKN Harus Adaptif Rawat Keberagaman dan Perdamaian https://iaingorontalo.id/5938-2/ Mon, 22 May 2023 04:06:35 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=5938 Selengkapnya]]> Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini membuka gelaran Pramuka Wirakarya Nasional (PWN) ke-16 tahun 2023. Kegiatan yang diikuti 1.200 Pramuka dari Perguruan Tinggi Keagaman Negeri (PTKN) ini digelar di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Pembukaan PWN ke-16 ditandai dengan pemukulan alat musik tradisonal Gorontalo Polopalo oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Kwarnas Budi Waseso, dan Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya. Turut serta, Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Zulkarnaen Suleman dan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan PWN ke-16 harus dijadikan momentum untuk meneguhkan diri sebagai sebuah gerakan yang adaptif, inovatif, dan kreatif dalam menyesuaikan dan menghadapi tantangan perubahan zaman.

Apalagi, lanjut Menag, tema besar yang diusung pada PWN kali ini bertajuk “Merawat Keberagamaan dan Perdamaian dalam Bingkai Moderasi Beragama.”  “Ini sebuah tema yang cukup menantang sekaligus membutuhkan pembuktian segenap insan Pramuka PTKN. Saudara harus bisa adaptif, inovatif, dan kreatif untuk merawat keberagaman dan perdamaian,” pesan Menag, Senin (22/5/2023).

Menag menambahkan, dalam konteks Indonesia, kepanduan atau pramuka sudah melewati perjalanan panjang. Mulai pada era penjajahan Belanda, masa perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan, hingga dileburnya berbagai organ kepanduan menjadi satu, yakni Pramuka pada 14 Agustus 1961.

“Sejarah panjang kepanduan dunia dan kepanduan di Indonesia seyogyanya mendorong kita untuk selalu merenungkan hakikat organ kepanduan kita, hakikat Pramuka kita,” kata Menag.

Jika merujuk pada catatan Baden Powell misalnya, lanjut Menag dapat diambil hikmah betapa hubungan antarsesama manusia dan hubungan antara manusia dengan alam memegang kunci keberhasilan.

Dalam konteks yang sederhana, relasi yang baik antarsesama manusia dan perlakuan terhadap alam merupakan penentu keberhasilan penyelidikan.

“Apalagi jika ditarik dalam konteks kepanduan Indonesia yang didasari dengan nilai-nilai spiritualitas berupa kepercayaan kepada Yang Esa. Maka, akan membentuk trilogi relasi, yakni hablu minallah, hablu minannas, dan hablu minal alam,” ujar Menag.

“Apabila trilogi relasi ini betul-betul diimplentasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, maka para pandu kita akan menjadi insan nan paripurna,” sambung Menag Yaqut.

Pembukaan PWN PTK ke-16 tahun 2023 dimeriahkan dengan pagelaran budaya Nusantara yang dilanjutkan dengan defile kontingen dari PTK se Indonesia.

PWN PTK XVI akan berlangsung selama 6 hari dari 22 – 27 Mei 2023 di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo dan sejumlah kabupaten di Provinsi Gorontalo.

Pembukaan PWN 2023 juga dihadiri para Staf Ahli, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Agama serta pejabat eselon I dan II Kementerian Agama.

Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani dalam laporannya mengatakan kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam ini, menunjuk IAIN Gorontalo sebagai tuan rumah.

“Tahun ini, PWN diikuti oleh peserta sebanyak 1.200 peserta yang berasal dari 68 Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia dan 4 Madrasah Aliyah Negeri di Provinsi Gorontalo,” ujar Ali Ramdhani.

 

Sumber: Humas Kemenag

]]>
Ketua Kwarnas: Satu Pramuka Untuk Satu Indonesia, Jayalah Pramuka Jayalah Indonesia https://iaingorontalo.id/ketua-kwarnas-satu-pramuka-untuk-satu-indonesia-jayalah-pramuka-jayalah-indonesia/ Mon, 22 May 2023 02:02:06 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=6468 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSAG) – Bumi Perkemahan Kampus 2 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjadi pusat penyelenggaran Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan
(PTK) XVI Tahun 2023, yang dibuka secara resmi oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Senin (22/05/2023).

Hadir dalam kegiatan ini Menag Yaqut Cholil Qoumas, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi, para Staf Ahli, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menag serta pejabat eselon I dan II di Kementerian Agama, serta para Rektor dan Wakil Rektor PTK se-Indonesia.

Turut hadir dari unsur Pemerintah Daerah, Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo, dan unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah yang ada di daerah ini.

PWN PTK XVI 2023 dihadiri langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso, Wakil Ketua Kwarnas Sigit Muryono, Sekretaris Jenderal Kwarnas Bachtiar, Ketua Kwartir Daerah Gorontalo Sofyan Puhi, Ketua Dewan Kehormatan Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo Idah Syahidah, para Kwartir Cabang.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso dalam sambutannya, menyampaikan PWN merupakan bagian dari kegiatan para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam melaksanakan kegiatan bhakti masyarakat.

Menurutnya, didalam Tri Satya secara jelas disebutkan bahwa setiap Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajiban dan ikut serta membangun masyarakat.

Untuk itu, ia mengajak segenap insan Pramuka menunjukkan semangat membangun masyarakat itu melalui berbagai kegiatan perkemahan wirakarya ini, dan menjadikan kegiatan-kegiatan tersebut bukan hanya sekedar untuk membantu membangun masyarakat, melainkan juga sebagai wahana untuk saling belajar dan mengembangkan wawasan kita dalam berinteraksi dengan masyarakat.

“Jadikanlah kegiatan ini sebagai sarana membangun jalinan persaudaraan serta semangat bela negara untuk tetap mempertahankan keberadaan NKRI, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” imbau Kak Buwas, sapaannya.

Diakhir sambutannya, Budi Waseso menyampaikan terima kasih kepada Menag Yaqut Cholil Qoumas dan seluruh jajaran Kemenag, Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, dan semua pihak yang terlibat dalam PWN PTK XVI.

Selain itu, ucapan terima kasih juga sampaikan kepada seluruh Pembina Gudep yang telah membimbing menyertakan para muridnya mengikuti kegiatan ini, dan juga kepada orang tua yang telah mengizinkan putra putrinya untuk turut serta dalam kegiatan PWN PTK XVI 2023 di Gorontalo.

“Semoga PWN PTK XVI berjalan dengan baik, tertib, aman dan lancar serta mendapatkan Ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Satu Pramuka untuk satu Indonesia, jayalah Pramuka jayalah Indonesia,” pungkasnya. (Humas/YN)

]]>
Dirjen Pendis: Terima Kasih Peran Seluruh Pihak Sukseskan PWN PTK XVI 2023 https://iaingorontalo.id/dirjen-pendis-terima-kasih-peran-seluruh-pihak-sukseskan-pwn-ptk-xvi-2023/ Mon, 22 May 2023 01:48:09 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=6465 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSAG) – Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) XVI Tahun 2023 di Provinsi Gorontalo, resmi dibuka oleh Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, di gelar di Bumi Perkemahan Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Senin (22/05/2023).

Hadir dalam kegiatan ini Menag Yaqut Cholil Qoumas, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi, para Staf Ahli, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menag serta pejabat eselon I dan II di Kementerian Agama, serta para Rektor dan Wakil Rektor PTK se-Indonesia.

Turut hadir dari unsur Pemerintah Daerah, Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo, dan unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan OPD di daerah ini.

PWN PTK XVI 2023 juga dihadiri langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso, Wakil Ketua Kwarnas Sigit Muryono, Sekretaris Jenderal Kwarnas Bachtiar, Ketua Kwartir Daerah Gorontalo Sofyan Puhi, Ketua Dewan Kehormatan Kwarda Gerakan Pramuka Gorontalo Idah Syahidah, para Kwartir Cabang.

Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani dalam laporannya menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wahana pertemuan untuk menguatkan semangat nasionalisme, patriotisme, dan solidaritas antar sesama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan mengedepankan semangat moderasi beragama.

“Kegiatan ini sebagai wadah pembinaan dan pengembangan Pramuka Penegak dan Pandega di PTK untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan segala potensi yang dimiliki, meningkatkan kemandirian sehingga mampu mendedikasikan karya dan bhakti nyata di masyarakat sesuai dengan Tri Satya,” ungkap Kang Dhani, sapaannya.

Dijelaskannya, bahwa model kegiatan PWN adalah perkemahan kemudian dilanjutkan kegiatan umum, seni budaya, pengembangan wawasan yang meliputi moderasi beragama, dialog pelintas iman, pramuka dan demokrasi, materi scout for SDGS, bela negara dan hipnoterapi berbasis lingkungan, serta pecegahan stunting.

Adapun pengokohan keterampilan yang dilakukan dalam kegiatan PWN ini, diantaranya adalah pelatihan kewirausahaan digital, pelatihan inspirasi kuliner nusantara khas Gorontalo, dan pelatihan ekonomi kreatif, pelatihan trauma healing, pelatihan sertifikasi halal dan keamanan pangan, pelayanan optimalisasi mode media dan sosial.

Tidak hanya itu, untuk mendedikasikan karya dan bhakti nyata di masyarakat sesuai dengan Tri Satya, kegiatan PWN yang juga merupakan dedikasi dari komunitas Pramuka PTKN akan melakukan kegiatan berupa pembuatan kubu PWN gerbang desa Wirakarya Pramuka, pembuatan sampah permanen, pembuatan taman baca, penanaman pohon dan bhakti rumah ibadah.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat PTKI dengan menunjuk IAIN Sultan Amai Gorontalo sebagai tuan rumah ini, diikuti 1.200 orang yang berasal dari 68 PTK se – Indonesia dan mengikutsertakan 4 Madrasah Aliyah di Provinsi Gorontalo.

“Izinkan kami mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas peran serta seluruh pihak untuk menyukseskan kegiatan PWN PTK Ke XVI,” pungkasnya. (Humas/YN)

]]>