Humas – IAIN Sultan Amai Gorontalo https://iaingorontalo.id Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo Mon, 29 Jun 2026 08:58:11 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://iaingorontalo.id/wp-content/uploads/2023/01/cropped-logo_iain1-32x32.png Humas – IAIN Sultan Amai Gorontalo https://iaingorontalo.id 32 32 ​Lolos Masuk PTKIN, Menag: Gerbang Utama Cetak Generasi Unggul dan Moderat https://iaingorontalo.id/lolos-masuk-ptkin-menag-gerbang-utama-cetak-generasi-unggul-dan-moderat/ Mon, 29 Jun 2026 08:58:11 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=12178 Selengkapnya]]> ​JAKARTA (IAINSMART) – Tren ketertarikan generasi muda untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini mengemuka dalam forum Scoring dan Sidang Kelulusan Ujian Masuk (UM-PTKIN) 2026 yang digelar Panitia Nasional PMB PTKIN di The Grand Platinum Hotel, Jakarta, Ahad (28/06/2026).

​Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., yang hadir memberikan pengarahan langsung, menegaskan bahwa bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki mandat ganda yang luhur, yakni sebagai institusi keilmuan sekaligus institusi dakwah. Menurutnya, PMB bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.

​”Proses penerimaan mahasiswa baru adalah gerbang awal. Dari sinilah kita menyaring calon-calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik dan menguasai teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral kokoh serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai moderasi beragama,” ujar Menag di hadapan seluruh Rektor dan Ketua PTKIN se-Indonesia.

Senada dengan Menag, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag., mengapresiasi keberhasilan transformasi digital sistem UM-PTKIN. Sinergi dan penguatan teknologi informasi antar-kampus dinilai berhasil mendongkrak kepercayaan publik (public trust) secara signifikan dari tahun ke tahun.

​”Kepercayaan masyarakat adalah aset tertinggi kami. Integritas seleksi yang profesional, objektif, dan akuntabel menjadi kunci utama mengapa institusi PTKIN kian diminati sebagai destinasi pendidikan tinggi utama di Indonesia,” kata Amien Suyitno.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I., memaparkan data statistik pertumbuhan pendaftar yang sangat positif. Tercatat sebanyak 142.836 siswa telah membuat akun, dengan 118.524 di antaranya memilih program studi, hingga mencapai total 111.353 peserta yang sukses melakukan finalisasi. Adapun pengumuman UM-PTKIN bisa di akses pada tanggal 30 Juni 2026 pukul 15.00 WIB mendatang, dilaman https://pengumuman-um.ptkin.ac.id/.

​”Angka finalisasi tahun ini menunjukkan grafik pertumbuhan yang sangat konsisten jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, yaitu 95.321 peserta pada tahun 2024 dan 102.445 peserta pada tahun 2025. Ini membuktikan bahwa PTKIN semakin kompetitif dan memikat bagi lulusan SMA/MA/SMK/Pesantren,” jelas Prof. Abd. Aziz.

]]>
Kemenag Akselerasi Digitalisasi dan Mutu PTKIN Menuju Kampus Kelas Dunia https://iaingorontalo.id/kemenag-akselerasi-digitalisasi-dan-mutu-ptkin-menuju-kampus-kelas-dunia/ Sun, 28 Jun 2026 08:51:04 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=12176 Selengkapnya]]> JAKARTA (IAINSMART) – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) tengah memacu transformasi masif pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini difokuskan pada penguatan tata kelola kelembagaan, akselerasi teknologi digital, serta penjaminan mutu berstandar global guna membawa sistem pendidikan tinggi Islam ke panggung internasional.

Komitmen kolektif tersebut menjadi pembahasan utama dalam agenda Scoring dan Sidang Kelulusan Ujian Masuk (UM) PTKIN 2026 yang berlangsung di The Grand Platinum Hotel, Jakarta, Sabtu (27/06). Pertemuan dihadiri oleh jajaran Rektor, Ketua PTKIN se-Indonesia, Wakil Rektor Bidang Akademik, dan Penanggung Jawab Teknologi Informasi dan Komunikasi (PJ TIK).

Ketua Panitia PMB PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I, menekankan bahwa instrumen penilaian seleksi tahun ini sengaja dirancang secara presisi berbasis digital guna menjamin transparansi penuh dan meredam intervensi subjektif. Sistem ini terbukti efektif dalam mengelola lonjakan pendaftar yang sangat heterogen dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Sidang kelulusan dan proses scoring berbasis digital yang kita kawal hari ini adalah bukti nyata dari komitmen mewujudkan seleksi yang transparan dan bebas dari intervensi subjektif. Lonjakan pendaftar yang sangat heterogen membuktikan bahwa integrasi keilmuan yang diterapkan PTKIN sukses memikat ekosistem pendidikan nasional secara masif,” ujar Prof. Aziz.

Tantangan berikutnya yang kini dihadapi oleh panitia nasional dan para rektor adalah mengawal fase hilirisasi akademik di kampus masing-masing untuk menghadapi disrupsi global, seperti ledakan kecerdasan buatan (AI) serta pergeseran dinamika serapan dunia kerja. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kemenag RI, Prof. Dr. phil. Sahiron, M.A., menegaskan bahwa tata kelola yang profesional dan penjaminan mutu internal yang dievaluasi secara konsisten di setiap lini adalah investasi jangka panjang yang krusial.

“Menghadapi hal tersebut, kita harus membangun budaya akademik yang unggul dan adaptif. Mutu adalah investasi jangka panjang. Ketika sistem tata kelola berjalan profesional dan penjaminan mutu internal dievaluasi secara konsisten di setiap lini, PTKIN tidak hanya akan siap memperluas kolaborasi dengan institusi dunia, tetapi juga semakin dipercaya dalam melahirkan lulusan yang berintegritas, berpikir kritis, serta berdaya saing global,” lugas Prof. Sahiron.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kemenag R.I, Prof. Dr. phil. Kamaruddin Amin, M.A., menyoroti bahwa tata kelola ujian yang berkeadilan (equity) merupakan pilar utama dalam menjaga akuntabilitas publik. Masuknya mahasiswa dari berbagai latar belakang sosiologis dan akademis termasuk dari Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya di pelosok pesantren hingga sekolah umum perkotaan ditempatkan sebagai modal dasar untuk menyemai benih kepemimpinan yang inklusif dan moderasi beragama sejak dini.

“Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi informasi melalui transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak untuk menghadirkan layanan pendidikan yang cepat, efektif, dan akuntabel tanpa meninggalkan etika serta integritas akademik,” pungkas Prof. Kamaruddin.

 

]]>
Standardisasi Mutu dan Digitalisasi Jadi Kunci PTKIN Menuju Kampus Kelas Dunia https://iaingorontalo.id/standardisasi-mutu-dan-digitalisasi-jadi-kunci-ptkin-menuju-kampus-kelas-dunia/ Sun, 28 Jun 2026 08:46:24 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=12171 Selengkapnya]]> JAKARTA (IAINSMART) – Kementerian Agama Republik Indonesia menegaskan komitmen strategis untuk mentransformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menuju panggung internasional melalui penguatan tata kelola, akselerasi digital, dan penjaminan mutu berstandar global. Momentum krusial ini mengemuka dalam agenda Scoring dan Sidang Kelulusan UM-PTKIN 2026 di The Grand Platinum Hotel, Jakarta, Sabtu (27/06). Pertemuan tingkat tinggi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan pendidikan tinggi keagamaan Islam se-Indonesia, mulai dari Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik, hingga Penanggung Jawab Teknologi Informasi dan Komunikasi (PJ TIK).

Ketua Panitia PMB PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I, menguraikan bahwa proses penilaian tahun ini dirancang secara presisi menggunakan sistem digital untuk memastikan transparansi dan objektivitas penuh yang bebas dari intervensi subjektif. Lonjakan pendaftar yang sangat heterogen mencerminkan keberhasilan integrasi keilmuan di bawah payung PTKIN yang kian memikat ekosistem pendidikan nasional. Pola seleksi berbasis teknologi informasi ini terbukti efektif menjaring calon mahasiswa dari spektrum institusi yang sangat luas, mencakup lulusan pondok pesantren di pelosok daerah hingga sekolah umum di wilayah perkotaan.

Tugas panitia nasional beserta seluruh rektor kini berfokus pada pengawalan hilirisasi akademik, memastikan bahwa input mahasiswa unggul yang terjaring mampu berkembang menjadi intelektual muslim yang moderat serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kemenag RI, Prof. Dr. phil. Sahiron, M.A., menyatakan bahwa pembangunan budaya akademik yang adaptif merupakan investasi jangka panjang mutlak untuk menghadapi tantangan disrupsi global, mulai dari pesatnya kecerdasan buatan hingga pergeseran serapan dunia kerja. Penjaminan mutu internal yang dievaluasi secara konsisten di setiap lini diyakini akan memperluas kolaborasi internasional sekaligus melahirkan lulusan yang berpikir kritis serta berdaya saing global.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama R.I, Prof. Dr. phil. Kamaruddin Amin, M.A., menambahkan bahwa tata kelola ujian yang berkeadilan (equity) merupakan fondasi utama untuk menjaga akuntabilitas publik dan inklusivitas sosial institusi. Kehadiran mahasiswa dari berbagai latar belakang sosiologis dan akademis—termasuk Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya—menciptakan miniatur Indonesia di dalam ruang kelas yang menjadi modal dasar menyemai benih moderasi beragama sejak dini. Pemanfaatan teknologi informasi dalam seluruh proses seleksi ini ditempatkan sebagai kebutuhan mutlak guna menghadirkan layanan pendidikan yang cepat, efektif, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi etika serta integritas akademik.

]]>
Asesmen Lapangan Prodi Ilmu Hadis FUD https://iaingorontalo.id/asesmen-lapangan-prodi-ilmu-hadis-fud/ Thu, 16 Apr 2026 21:30:42 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=11844 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSMART) – Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) tengah mempersiapkan segala sesuatu untuk bertranformasi menuju Universitas Islam Negeri (UIN). Salah satu syarat penting untuk memenuhi standarisasi dalam transformasi tersebut, adanya beberapa Program Studi (Prodi) harus terakreditasi unggul.

Sehubungan dengan hal tersebut, Prodi Ilmu Hadits (IH) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) IAIN SMART menjalani serangkaian Asesmen Lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yang bertempat di Auditorium Gedung Rektorat lantai IV Kampus 1 IAIN SMART.

Asesmen Lapangan ini, menghadirkan tim asesor, yaitu Prof. Dr. Uswatun Hasanah, M.Ag., dari UIN Raden Fatah Palembang, dan Prof. Siti Aisyah, M.A., Ph.D., dari UIN Alauddin Makassar.

Kedatangan tim asesor disambut oleh Rektor IAIN SMART, Ketua Senat, Para Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan FUD, Para Wakil Dekan FUD, Ketua LPM, Kepala UPT Perpustakaan, Tim Borang Akreditasi, Civitas Akademika FUD, dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor IAIN SMART, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada para asesor atas masukan konstruktif yang diberikan selama proses asesmen. Menurutnya, tantangan utama bukan hanya pada perencanaan, tetapi pada implementasi dan pemahaman yang mendalam.

“To say is easy, to do is difficult, to understand is more difficult. Menyampaikan itu mudah, melaksanakan sudah mulai sulit, dan memahaminya jauh lebih sulit,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pentingnya perbaikan tata kelola secara terukur dan berkelanjutan, termasuk pemahaman yang tepat terkait Dosen Tetap Program Studi (DTPS).

“DTPS bukan hanya dosen yang mengajar di prodi, tetapi harus sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki. Ini perlu kita luruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pengambilan kebijakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rektor juga mendorong peningkatan kolaborasi penelitian yang melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan budaya akademik.

“Mulai tahun ini, penelitian harus melibatkan mahasiswa. Ini penting untuk membangun pengalaman akademik dan memperkuat data dukung akreditasi ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan FUD, Prof. Dr. Muh. Rusli, M.Fil.I., menyampaikan terima kasih kepada para asesor atas pendampingan yang intensif, serta optimisme terhadap capaian akreditasi program studi.

“Asesmen lapangan ini merupakan evaluasi untuk memastikan kesesuaian antara borang dan kondisi lapangan. Kami berharap hasilnya dapat membawa Prodi Ilmu Hadis meraih predikat unggul,” ungkap Dekan FUD.

Selain itu, Prof. Dr. Uswatun Hasanah, M.Ag., selaku asesor, mengapresiasi semangat dan keterlibatan seluruh unsur dalam proses asesmen, yang dinilai jarang ditemukan di tempat lain.

“Ini menjadi salah satu berkah bagi institusi. Saya melihat semangat yang luar biasa dari seluruh unsur, mulai dari pimpinan hingga mahasiswa,” katanya.

Ia juga mendorong penguatan distingsi keilmuan, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan zaman, serta optimalisasi kerja sama, termasuk pemanfaatan alumni dan program beasiswa untuk meningkatkan daya tarik prodi.

Tak hanya itu, Prof. Siti Aisyah, M.A., Ph.D., menekankan pentingnya pemerataan penelitian di kalangan dosen, peningkatan kualitas tenaga kependidikan, serta penguatan kerja sama berbasis dokumen resmi.

“Kerja sama harus berbasis MoU. Banyak kegiatan sudah berjalan, tetapi tanpa MoU tidak bisa menjadi dasar penilaian,” tegasnya. (Hms/ YN)

 

]]>
Asesmen Lapangan Prodi Ahwal Syakhshiyah Oleh BAN-PT https://iaingorontalo.id/asesmen-lapangan-prodi-ahwal-syakhshiyah-oleh-ban-pt/ Fri, 10 Apr 2026 23:51:28 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=11828 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSMART) – Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga (HK) atau Ahwal Syakhshiyah (AS), Fakultas Syariah (FS), Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART), melaksanakan asesmen lapangan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung Rektorat Lantai IV, Kampus I IAIN SMART, Jum’at (10/04/2025).

Asesmen lapangan tersebut menghadirkan tim asesor, yakni Prof. Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag., M.Si., yang hadir secara langsung, serta Prof. Dr. Sri Lum’atus Saadah, S.Ag., M.H.I., yang mengikuti secara daring.

Kedatangan tim asesor disambut oleh Rektor IAIN SMART, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., yang diwakili oleh Wakil Rektor (Warek) I, Dr. Herson Anwar, M.Pd., bersama para Wakil Rektor, Ketua Senat, Dekan FS, para pimpinan unit dan lembaga, para dekan, serta Ketua dan Sekretaris Prodi HK, dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Dekan FS, Prof. Dr. H. Sofyan A.P. Kau, M.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran asesor memberikan manfaat besar bagi institusi, khususnya dalam melakukan evaluasi dan klarifikasi terhadap borang yang telah diajukan.

Menurutnya, asesmen lapangan merupakan langkah penting untuk memastikan kesesuaian antara data yang dilaporkan dengan kondisi nyata di lapangan.

“Para asesor akan memberikan koreksi, bimbingan, serta arahan agar program studi ini dapat terus meningkatkan mutu dan berkembang ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Dr. Herson Anwar, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan asesmen lapangan

“Alhamdulillah asesmen lapangan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami atas nama pimpinan rektorat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi,” ungkapnya.

Selain itu, salah satu asesor, Prof. Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag., M.Si., menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar proses verifikasi administratif, melainkan upaya menuju peningkatan mutu dan keunggulan program studi. Ia mengibaratkan program studi sebagai “rumah akademik” yang harus dijaga keharmonisannya.

“Akreditasi bukan sekadar verifikasi, tetapi jalan menuju mutu program studi yang unggul. Program studi harus menjadi rumah akademik yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, tertib dalam sistem, penuh dedikasi terhadap ilmu, serta memberi manfaat bagi umat dan bangsa,” jelasnya.

Secara teknis, Prof. Ramdani menjelaskan bahwa rangkaian asesmen diawali dengan konfirmasi data bersama pimpinan fakultas, dilanjutkan dengan penelaahan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).

Selanjutnya, asesor melakukan sesi tanya jawab selama 30 menit untuk mengonfirmasi isi borang yang diajukan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi terpisah bersama dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, serta stakeholder.

Setelah itu, dilakukan pendalaman terhadap Laporan Evaluasi Diri (LED) bersama tim akreditasi. Tahapan berikutnya adalah kunjungan ke Kampus II untuk meninjau sarana dan prasarana pendukung. (Hms/YN)

]]>
Launching Buku Teladan Sang Menteri, Menag Serukan Gerakan Nasional Teladan Pelayan Umat dan Kurikulum Cinta https://iaingorontalo.id/launching-buku-teladan-sang-menteri-menag-serukan-gerakan-nasional-teladan-pelayan-umat-dan-kurikulum-cinta/ Tue, 07 Apr 2026 08:48:39 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=11803 Selengkapnya]]> JAKARTA (IAINSMART) – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menyerukan pentingnya Gerakan Nasional “Teladan Pelayan Umat” dalam peluncuran buku Teladan Sang Menteri karya akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Kegiatan ini digelar oleh Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal di Ruang VIP Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Peluncuran buku ditandai dengan penandatanganan mockup sampul serta penyerahan buku secara simbolis oleh Menag.

Dalam kesempatan tersebut, Menag memaparkan perjalanan intelektual dan spiritualnya, yang dibentuk oleh tradisi pesantren dan kajian tasawuf. Sehingga membentuk cara pandangnya dalam memahami ilmu dan kehidupan secara utuh.

Nilai-nilai tersebut kemudian menjadi fondasi dalam membangun kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan umat.

Menag menegaskan komitmennya menghadirkan Gerakan Nasional Teladan Pelayan Umat sebagai arah baru birokrasi yang berorientasi pada pelayanan. Komitmen tersebut akan diterapkan secara menyeluruh, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah, termasuk kanwil, kankemenag kabupaten/kota, hingga KUA di setiap kecamatan.

“Penekanan utama kita adalah seluruh struktur Kementerian Agama harus menjadi Teladan Pelayan Umat dan Seluruh Lapisan Masyarakat Indonesia. Inilah wajah pelayanan keagamaan yang kita bangun, meneduhkan, mempersatukan, dan melayani,” ujar Menag.

Buku Teladan Sang Menteri mengulas berbagai gagasan besar, mulai dari moderasi beragama, teo-sofi, konsep eko-teologi, serta konsep “Kurikulum Cinta” dalam pendidikan.

Konsep “Kurikulum Cinta” ini menempatkan nilai kasih sayang sebagai fondasi utama dalam membangun relasi sosial dan pembelajaran yang humanis.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAINSMART), Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menanggapi konsep Kurikulum Cinta yang digagas oleh Menag dalam buku Teladan Sang Menteri merupakan landasan penting dalam membentuk karakter civitas akademika IAIN SMART berbasis kasih sayang dan adab.

Selain itu, Rektor menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan akhlak mulia, sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas sekaligus membawa kedamaian bagi masyarakat.

“Kami memandang konsep Kurikulum Cinta yang digagas Menag dalam buku Teladan Sang Menteri sebagai landasan penting dalam membentuk karakter civitas akademika IAIN SMART berbasis kasih sayang dan adab. Pendidikan tidak hanya tentang ilmu, tetapi juga menumbuhkan kasih sayang, empati, dan akhlak mulia, guna melahirkan generasi cerdas yang membawa kedamaian,” ungkap Rektor.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah pejabat dan tokoh nasional turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Nurhayati, Ismail Cawidu, Dwi Larso, Kamaruddin Amin, serta Abu Rokhmad. Hadir pula sejumlah rektor PTKIN dari seluruh Indonesia. (Hms/YN)

]]>
Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat https://iaingorontalo.id/kualitas-diakui-global-minat-siswa-terhadap-kampus-islam-negeri-terus-meningkat/ Sat, 04 Apr 2026 13:00:13 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=11792 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSMART) – Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB-PTKIN) 2026 sukses merampungkan tahapan krusial dalam proses seleksi nasional. Berdasarkan data rekapitulasi, jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) tahun ini mencatat animo yang luar biasa, dengan total 143.948 pendaftar dari 12.174 satuan pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah/ sederajat.

Tingginya angka pendaftar ini selaras dengan hasil survei minat siswa yang menunjukkan tren positif terhadap institusi pendidikan Islam. Sebanyak 97,3% responden meyakini bahwa PTKIN memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, sementara 96,7% responden menilai prospek kerja lulusan PTKIN sangat kompetitif di dunia kerja.

Ketua PMB-PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Ag., menyatakan bahwa proses seleksi SPAN-PTKIN berjalan transparan dan akuntabel. “Masyarakat menaruh kepercayaan besar pada PTKIN karena kombinasi basis keagamaan yang kuat dan biaya pendidikan yang terjangkau,” ujarnya di Surabaya (03/04/2026).

Tahun ini, PMB-PTKIN juga memperkenalkan inovasi strategis berupa pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. “Ini adalah wujud komitmen kami bahwa PTKIN tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga peduli pada kesejahteraan psikologis calon pemimpin masa depan,” tambah Prof. Aziz.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI, Prof. Dr. Suyitno, mencatat pencapaian unik pada tahun ini. Untuk pertama kalinya, jumlah pendaftar dari Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama melampaui jumlah pendaftar dari sekolah umum.

“Ini menandakan bahwa ekosistem pendidikan kita semakin solid. Lulusan PTKIN saat ini juga telah dirancang agar memiliki kualifikasi yang diakui secara internasional, memudahkan mereka untuk melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi ternama di luar negeri, termasuk ke Inggris,” ungkap Dirjen Pendis.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian PTKIN yang mulai menduduki peringkat perguruan tinggi terbaik dunia. Ia menekankan bahwa pencapaian ini adalah momentum fundamental bagi PTKIN untuk memperkuat reputasi global.

“Banyak PTKIN kita yang kini mencatatkan prestasi signifikan dalam peringkat global. Kami mendorong universitas seperti UIN Jakarta dan UIN Jogja untuk terus bertransformasi, termasuk menjadi PTN Badan Hukum (PTNBH), guna membangun reputasi yang lebih kokoh di mata internasional,” tegasnya.

Pihaknya juga mendorong agar kualitas pendidikan PTKIN yang terjangkau ini dipromosikan kepada para Duta Besar negara sahabat agar semakin banyak mahasiswa internasional yang belajar di Indonesia.

Dengan berakhirnya tahapan sidang kelulusan ini, seluruh data kini sedang diproses oleh sistem untuk memastikan validitas hasil sebelum diumumkan kepada publik pada tanggal 7 April mendatang.

Informasi Lebih Lanjut:

Humas Panitia Nasional PMB-PTKIN 2026

Email: info@ptkin.ac.id

Website: [span-ptkin.ac.id]

]]>
Kolaborasi LP2M IAIN SMART, Kemenag Kota Gorontalo, Lapas Kelas IIA Gorontalo Dalam Kegiatan Semarak Ramadhan https://iaingorontalo.id/kolaborasi-lp2m-iain-smart-kemenag-kota-gorontalo-lapas-kelas-iia-gorontalo-dalam-kegiatan-semarak-ramadhan/ Tue, 24 Feb 2026 14:44:03 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=11535 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSMART) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) berkolaborasi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo dan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo menggelar kegiatan Semarak Ramadhan 1447 H /2026 M.

Kegiatan yang berlangsung di aula serbaguna Lapas Kelas IIA Gorontalo pada Selasa (24/02/2026), dihadiri oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Gorontalo, Sulistyo Wibowo, Ketua LP2M IAIN SMART, Dr. Nova Effenty Muhammad, M.H.I., dan Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna, M.H.

Kalapas Kelas IIA Gorontalo, Sulistyo Wibowo, dalam sambutannya mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk dukungan yang nyata terhadap pelaksanaan kegiatan lomba Ramadan yang bertujuan untuk meningkatkan semangat religius.

“Inilah salah satu bukti perjanjian kerja sama dengan Kemenag dan LP2M IAIN untuk memberikan suatu support pada kegiatan lomba di bulan suci Ramadan. Semoga kegiatan ini berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LP2M IAIN SMART, Dr. Nova Effenty Muhammad, M.H.I., menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal batas ruang dan status.

Oleh karena itu, menurutnya kehadiran LP2M di lingkungan lembaga pemasyarakatan menjadi wujud nyata komitmen pendidikan, dakwah, dan pembinaan spiritual yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami percaya setiap manusia memiliki potensi untuk berubah menjadi lebih baik,”ujarnya.

Ia menambahkan, LP2M, Lapas Kelas IIA Gorontalo dan IPARI Kemenag Kota Gorontalo mengadakan kegiatan ini pada bulan Ramadan. Karena menurutnya, Ramadan merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi diri, membersihkan hati dari prasangka, memperbaiki niat, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

“Ramadan pada hakikatnya adalah momentum untuk melakukan membersihkan hati dari prasangka, memperbaiki niat, dan memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT,” tambahnya.

Senada dengan hal itu, Kakan Kemenag Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna, M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata pentingnya pembinaan spiritual dalam membentuk karakter yang lebih baik.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dalam rangka pembinaan karakter,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, kegiatan semarak Ramadan ini, dapat membawa keberkahan serta menjadi jalan perubahan yang lebih baik bagi seluruh warga binaan.

“Harapan kita tentunya semoga semarak Ramadan ini bisa membawa keberkahan bagi kita semua, mempererat ukhuwah, dan insyaa Allah menjadi jalan perubahan yang lebih baik bagi kita semua,” tuturnya. (Hms/YN)

]]>
Mahasiswa HKI IAIN SMART Jadikan Rukyatul Hilal Ramadan 1447 H Ajang Praktikum Falak https://iaingorontalo.id/mahasiswa-hki-iain-smart-jadikan-rukyatul-hilal-ramadan-1447-h-ajang-praktikum-falak/ Tue, 17 Feb 2026 14:46:25 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=11526 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAINSMART) – Suasana khidmat menyelimuti Rooftop Gedung Rektorat Kampus I Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) pada Selasa sore (17/2/2026). Lokasi ini menjadi titik sentral pelaksanaan Rukyatul Hilal untuk penetapan awal Ramadan 1447 H.

Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi momentum penting bagi umat Islam, tetapi juga bertransformasi menjadi laboratorium alam bagi civitas akademika.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIN SMART, jajaran Badan Hisab Rukyat (BHR), Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo, perwakilan Pengadilan Agama Provinsi Gorontalo, Tim Hilal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta pengamat hilal dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII).

Turut hadir juga sejumlah awak media nasional, termasuk detik.com dan Kompas, meliput detik-detik krusial penentuan awal puasa ini.

Sorotan utama dalam pelaksanaan kali ini tertuju pada keterlibatan aktif mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah IAIN SMART. Kehadiran mereka bukan sekadar sebagai peninjau, melainkan sebagai peserta aktif yang menjadikan momen penentuan 1 Ramadan 1447 H ini sebagai wadah pembelajaran praktikum Ilmu Falak yang nyata.

“Bagi mahasiswa HKI, ini adalah kesempatan emas. Teori hisab dan rukyat yang dipelajari di bangku kuliah, hari ini divalidasi langsung di lapangan. Mereka belajar bagaimana memosisikan teleskop, membaca koordinat hilal, dan memahami faktor visibilitas dalam penentuan awal bulan suci,” ujar salah satu dosen pembimbing di lokasi.

Para mahasiswa tampak antusias mengamati proses kalibrasi alat optik sejak matahari mulai condong ke Barat. Pemahaman mendalam mengenai metode penentuan awal bulan Kamariah khususnya Ramadan merupakan kompetensi krusial yang harus dikuasai mahasiswa HKI sebagai calon praktisi hukum Islam dan hakim agama di masa depan.

Secara teknis, proses rukyatul hilal dilakukan sesaat setelah matahari terbenam (ghurub).

Tim gabungan dari BMKG dan Kemenag memandu para peserta untuk mengarahkan instrumen ke ufuk barat sesuai data ephemeris hisab. Sinergi antara lembaga pendidikan, instansi pemerintah, dan organisasi masyarakat (ormas) Islam dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga akurasi penentuan waktu ibadah puasa bagi masyarakat Gorontalo.

Hasil observasi dari titik pantau IAIN SMART ini, selanjutnya segera dilaporkan ke Kemenag RI di Jakarta sebagai bahan pertimbangan utama dalam Sidang Isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H malam ini.

Melalui kegiatan ini, IAIN SMART menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat akademis, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam edukasi publik dan pelayanan keagamaan yang berkontribusi nyata bagi kepastian ibadah umat.

]]>
Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-37 Tahun Akademik2025/2026 https://iaingorontalo.id/sidang-senat-terbuka-wisuda-ke-37-tahun-akademik2025-2026/ Sat, 14 Feb 2026 23:27:59 +0000 https://iaingorontalo.id/?p=11511 Selengkapnya]]> GORONTALO (IAIN SMART) – Pada Sabtu, 14 Februari 2026, Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana (S1) dan Magister (S2) Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka sekaligus menandai langkah baru menuju masa depan yang lebih gemilang.

Pembukaan Sidang Senat Terbuka Luar Biasa tersebut dipimpin oleh Ketua Senat IAIN SMART, Dr. Mujahid Damopolii, M.Pd., bertempat di Gedung Grand Sumber Ria Gorontalo.

Para Wisudawan Wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan rangkaian pendidikan di IAIN SMART tersebut, dikukuhkan sebagai lulusan IAIN SMART melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana dan Program Magister Ke-37 Tahun Akademik 2025/2026.

Pengukuhan Wisudawan Wisudawati ini, dilakukan oleh Rektor IAIN SMART Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., yang didampingi Ketua Senat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Mujahid Damopolii, M.Pd., dan seluruh anggota senat IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Pada kesempatan ini, Rektor IAIN SMART Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran akan arah dan tujuan hidup sebagai bekal utama dalam menentukan langkah masa depan.

Menurutnya, setiap individu yang memahami posisinya saat ini serta tujuan yang ingin dicapai, akan mampu mengambil keputusan terbaik, baik dalam menentukan tindakan maupun cara mencapainya.

“Sarjana adalah pemilik masa lalu, sedangkan pemilik masa depan yang sesungguhnya adalah mereka yang terus belajar. Karena itu, jangan pernah berhenti menjadi pembelajar. Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan permulaan dari perjalanan yang sesungguhnya,” ujar Rektor.

Tak hanya itu, Rektor mengajak seluruh wisudawan dan wisudawati untuk membuktikan kapasitas keilmuan yang dimiliki melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.

“Melalui forum ini, saya meminta kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk membuktikan bahwa saudara-saudara memiliki wawasan keilmuan yang baik, pandangan yang luas, serta mampu berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Wisuda kali ini, turut dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (KAPUSPENMA) Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Ruchman Basori, M.Ag.

Dalam sambutannya, Dr. Ruchman Basori, M.Ag., mengatakan bahwa ada empat tantangan utama perguruan tinggi yakni perubahan demografi, problem perubahan pasar kerja dan profesi, perkembangan teknologi cara hidup manual digantikan dengan cara hidup digital dan potensi kekerasan dan radikalisme

Perubahan tersebut, menurut Kapuspenma, menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara emosional.

“Kecerdasan intelektual hanya mendukung dua puluh persen keberhasilan seseorang, sementara delapan puluh persen lainnya ditentukan oleh kecerdasan emosional,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Provinsi Gorontalo mewakili Gubernur Provinsi Gorontalo, Dr. Misran Rauf, S.STP., M.Si, menyampaikan wisudawan dan wisudawati yang diwisuda hari ini dapat menjadi pendobrak perubahan.

“Hari ini adalah momentum luar biasa bagi kita semua, mudah-mudahan orang yang diwisuda hari ini menjadi pendobrak untuk membangun Gorontalo yang mandiri, maju, dan unggul ke depan,” tuturnya.

Ia berharap agar para wisudawan wisudawati mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Tidak ada batasan bagi para wisudawan wisudawati untuk mengembangkan ilmunya, termasuk peluang-peluang yang sudah diberikan,” pungkasnya. (Hms/YN)

]]>